Menulis itu media katarsisku ...

Blog Pribadi Puji Nurani :

Sketsa sederhana tentang hidup yang sederhana ...

Menulis itu Media Katarsisku ....

Aku sangat suka .. sangat suka menulis .....
Aku tak memerlukan waktu khusus untuk menulis ..
Tak perlu menyepi untuk mendapatkan ilham ........
Atau menunggu dengan harap cemas pujian dari orang lain
agar tak jera menulis ......

Ketika aku ingin menulis, aku akan menulis tanpa henti...
tanpa merasa lelah ...
tanpa merasa lapar ...
Namun jika aku tidak menulis,
maka itu artinya aku memang sedang tidak mau menulis...

Kala kumenulis,
Aku alirkan pikiranku melalui ketukan keyboard
ke dalam layar dunia virtual aku berkontemplasi ....
Aku tumpahkan perasaanku ke dalamnya ....
yang sebagiannya adalah jiwaku sendiri ....

Lalu ... aku menemukan duniaku yang indah ...
duniaku yang lugu dan apa adanya ......
duniaku yang sederhana .........
yang aku tak perlu malu berada di dalamnya .....
Karena aku adalah kesederhanaan itu sendiri .....

Aku suka dengan cara Allah menciptakanku ...
alhamdulillah .......

Thursday, August 22, 2013

Lebih Sakti dari Paranormal ??



Aku punya pengalaman lucu loh. Agak aneh sih, tapi ini kisah nyata lho …

Tadi siang, aku kan lagi santai sama anak-anak dan beberapa kerabat yang berkunjung ke rumahku. Lagi asyik ngobrol gitu, tiba-tiba si Bibi asistenku memberitahu ada tamu yang mencariku di luar. Dan aku terimalah tamu itu. Ternyata mereka berempat, dua laki-laki dan dua perempuan, semuanya kakak beradik, tapi herannya, wajah mereka beda banget nggak ada mirip-miripnya satu sama lain, kayak bukan adik –kakak.

Aku tidak mengenal mereka, jadi aku tanya siapa mereka. Aneh juga kan, harusnya tamu yang memperkenalkan diri, ini kebalik, malah aku yang nanya mereka. Tapi nggak apa-apa, namanya juga masih suasana lebaran, atau mungkin dia merasa malu sama aku (kenapa juga harus malu, yaa .. ? )

Ternyata mereka tamu yang sangat misterius. Sangat misterius menurutku. Coba saja, saat aku tanya apa keperluan mereka, mereka bilang gini… 
Eh mendingan ikutin aja deh dialognya ya, gini nih …

* * * *
“ Bapak-bapak dan Ibu-ibu ini, ada keperluan apa ? “

“ Kami diperintahkan oleh Bapak untuk menemui Ibu “

“ Bapak siapa ? “

“ Nanti juga Ibu akan tahu … “

“ Lho, tapi apa betul saya yang dimaksud sama Bapak itu ? “

“ Iya Bu, kami yakin, Ibu adalah orang yang dimaksud sama Bapak “

“ OK, terus saya harus bagaimana “ 

“ Nanti kami akan menunjukkan foto Bapak, dan kata Bapak, setelah Ibu melihat foto itu, Ibu akan mengenal Bapak dan akan tahu, apa yang harus Ibu lakukan “

( Waduhh, kayak agen KGB aja nih . Eh anak-anak jaman sekarang pada tahu KGB nggak yaa .. ? hehee .. )

“ Sebentar, memangnya anda ini disuruh apa sih sebetulnya, dan Bapak yang menyuruh anda itu siapa ? bagaimana dia bisa tahu kalau saya pasti kenal sama Bapak itu ? “

“ Pokoknya nanti Ibu tahu sendiri, setelah melihat wajah Bapak dan tanda-tangannya … “

“ Ya sudah, mana fotonya ! boleh saya lihat ? “

      “ Silahkan Ibu lihat sendiri … “ 
“ hmmm … siapa yaa … ? “

“ Perhatikan baik-baik bu … “

“ Nggak kenal tuh … “

“ Ibu yakin nggak kenal dengan Bapak itu ?? “

“ Enggak. Siapa namanya … ? “

“ Pak Indra (nama samaran ) … “

“ Waduh, saya nggak punya teman yang namanya Indra. Ada juga mantan murid saya yang sekarang sedang kuliah S2 “

“ Lhoo … ? kalau tandatangannya ? “

“ Nggak tahu juga … “

“ Yang bener, bu … ?? “

“ Iya bener ! Bapak-bapak ini siapa sih ? kok yakin banget bahwa orang yang dimaksud si Bapak itu saya ?? “ (mulai kesel )

“ Aduh maaf bu, tapi ibu suka pakai kaca mata kan ? “

“ iyaa .. “

“ Ibu ini guru, kann ? “

“ Iyyaaa …. ! “


“ ibu cantik kan … ? “

“ ……… ??? ( menurut Lochh ??! )

“ Kata Bapak yang nyuruh kami, Ibu orang nya pinter … “

“ Iya, saya pinter masak ! “ (mulai esmosi ) 

“ Maaf ya Bapak-bapak dan Ibu-ibu, saya nggak bisa membantu lebih dari ini, saya masih banyak tamu … “

“ oh iya Bu, maaf kami sudah mengganggu. Tapi kami yakin Bapak nggak salah menyuruh kami datang kesini. Karena kata Bapak, Ibu orangnya pinter banget, lebih pinter dari Bapak “

“ Memangnya Bapak itu kerjanya apa ? “

“ Penasihat spiritual Bu, langganannya para Pejabat … “

Guuubrraakkss ! @#$%^&*!! …. 

* * * * * * *
Nah itulah dialog antara aku dan tamu-tamuku yang nggak jelas juntrungannya. Ngeselin banget.
Kesimpulannya, kata “ BAPAK “ yang nyuruh mereka, aku lebih sakti dari paranormal. Jadi, ayok, siapa yang mau pengen lebih ganteng, lebih cantik, pengen curhat, silahkan datang ke rumahku yaa, ini nomor hape aku … 081563135631. Kalau nggak nyambung, berarti HP nya lagi dicharge, atau itu memang nomor tetangga ! heu heu … Atau butuh pin BB ? nggak ada, BB ku sudah mati kesamber petir ! sudah lamaaaa nggak BBM an ! BBM an sudah nggak asyik sekarang  -____-

Dah ah, sekian curhatku, orang sakti mau bobok dulu yaa …


Salam sayang,
Madam Anni ^^


ps : tetap waspada pada tamu-tamu yang nggak jelas ya teman-teman …