Menulis itu media katarsisku ...

Blog Pribadi Puji Nurani :

Sketsa sederhana tentang hidup yang sederhana ...

Menulis itu Media Katarsisku ....

Aku sangat suka .. sangat suka menulis .....
Aku tak memerlukan waktu khusus untuk menulis ..
Tak perlu menyepi untuk mendapatkan ilham ........
Atau menunggu dengan harap cemas pujian dari orang lain
agar tak jera menulis ......

Ketika aku ingin menulis, aku akan menulis tanpa henti...
tanpa merasa lelah ...
tanpa merasa lapar ...
Namun jika aku tidak menulis,
maka itu artinya aku memang sedang tidak mau menulis...

Kala kumenulis,
Aku alirkan pikiranku melalui ketukan keyboard
ke dalam layar dunia virtual aku berkontemplasi ....
Aku tumpahkan perasaanku ke dalamnya ....
yang sebagiannya adalah jiwaku sendiri ....

Lalu ... aku menemukan duniaku yang indah ...
duniaku yang lugu dan apa adanya ......
duniaku yang sederhana .........
yang aku tak perlu malu berada di dalamnya .....
Karena aku adalah kesederhanaan itu sendiri .....

Aku suka dengan cara Allah menciptakanku ...
alhamdulillah .......

Wednesday, October 31, 2012

FIX YOU


Saat kau mencoba melakukan yang terbaik, namun kau tidak berhasil ...
Ketika kau mendapatkan yang kau inginkan namun itu bukanlah yang sesungguhnya kau butuhkan ...
Di waktu kau merasa sangat letih, namun kau tak dapat memejamkan mata ...
Kau merasa terjebak dalam kisaran hidup yang membingungkan ...

Dan air mata mengalir membasahi wajahmu ...
Saat kau kehilangan sesuatu yang tak tergantikan ...
Ketika kau begitu dalam mencintai seseorang, namun semua itu menjadi sia-sia saja ...
Adakah yang lebih buruk dari itu ?

Cahaya akan memandumu pulang ...
( Cahaya ) itu akan memanaskan tulang-tulangmu (hingga kau merasa nyaman)
dan aku akan mencoba membuatmu (merasa ) lebih baik 

Nun jauh di atas sana dan  jauh di kedalaman sini ...
Ketika engkau terlalu mencintainya untuk membiarkannya pergi ...
Namun jika kau tak pernah mencobanya, kau tak akan pernah tahu ...
apa yang sesungguhnya terbaik bagimu ...

 Cahaya akan memandumu pulang ...




 ( Cahaya ) itu akan memanaskan tulang-tulangmu (hingga kau merasa nyaman)
dan aku akan mencoba membuatmu (merasa ) lebih baik

Air mata berlinang membasahi wajahmu ...
Ketika kau kehilangan sesuatu yang tak tergantikan ...
Air mata mengalir membasahi wajahmu ..
Dan aku ...

Air mata berlinang membasahi wajahmu ...
Aku berjanji padamu, aku akan banyak belajar dari semua kesalahan - kesalahanku ...
Air mata berlinang membasahi wajahmu ...  T__T
Dan aku .... 




"Fix You"

( by : COLDPLAY )
 When you try your best, but you don't succeed
When you get what you want, but not what you need
When you feel so tired, but you can't sleep
Stuck in reverse

And the tears come streaming down your face
When you lose something you can't replace
When you love someone, but it goes to waste
Could it be worse?

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

And high up above or down below
When you're too in love to let it go
But if you never try you'll never know
Just what you're worth

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

Tears stream down on your face
When you lose something you cannot replace
Tears stream down on your face
And I...

Tears stream down on your face
I promise you I will learn from my mistakes
Tears stream down on your face
And I...

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you 
 * * * * 

Notes : 
 
"Fix You" is a song by British alternative rock band Coldplay. It was written by all four members of the band for their third album. The track is built around an organ accompanied by slow tempo drums and vocals. It was released on 5 September 2005  (Wikipedia)

 I read in a magazine that Chris Martin wrote this song for his beloved wife Gwyneth Paltrow after her father died. She came home from the hospital covered & drenched in tears. 
Chris started crying and asked her, "What can I do for you? Tell me how I can help.." 
She looked up at him and said "Just hold me.. 'cause you're the only thing that can fix me right now." 
And that was that - he wrote the song the next day.

Love,

anni