Menulis itu media katarsisku ...

Blog Pribadi Puji Nurani :

Sketsa sederhana tentang hidup yang sederhana ...

Menulis itu Media Katarsisku ....

Aku sangat suka .. sangat suka menulis .....
Aku tak memerlukan waktu khusus untuk menulis ..
Tak perlu menyepi untuk mendapatkan ilham ........
Atau menunggu dengan harap cemas pujian dari orang lain
agar tak jera menulis ......

Ketika aku ingin menulis, aku akan menulis tanpa henti...
tanpa merasa lelah ...
tanpa merasa lapar ...
Namun jika aku tidak menulis,
maka itu artinya aku memang sedang tidak mau menulis...

Kala kumenulis,
Aku alirkan pikiranku melalui ketukan keyboard
ke dalam layar dunia virtual aku berkontemplasi ....
Aku tumpahkan perasaanku ke dalamnya ....
yang sebagiannya adalah jiwaku sendiri ....

Lalu ... aku menemukan duniaku yang indah ...
duniaku yang lugu dan apa adanya ......
duniaku yang sederhana .........
yang aku tak perlu malu berada di dalamnya .....
Karena aku adalah kesederhanaan itu sendiri .....

Aku suka dengan cara Allah menciptakanku ...
alhamdulillah .......

Thursday, September 12, 2013

Chicken Soup di Kompasiana. Oleh : Mex'r

 

1374839779554941392


Sudah banyak yang tahu tentang sebuah buku yang memuat kisah-kisah untuk membuka hati dan mengobarkan kembali semangat wanita. Buku yang menggetarkan seluruh emosi wanita (pria juga merasakan hal sama ketika membacanya). Sebuah buku yang yang sanggup menyeret pembaca memasuki alamnya, sang pembaca bisa tertawa, menangis dan memberi ilham yang tak ternilai harganya. Buku ini adalah “Chicken Soup for the Woman’s Soul”. 

Buku tersebut memiliki daya kekuatan untuk menyembuhkan hati manusia yang dingin dan beku karena pahitnya pengalaman hidup dan makin kerasnya dunia tempat kita hidup. Hidup seorang wanita memang penuh emosi, dan buku ini menyentuh seluruh perasaan dan emosi anda sebagai seorang wanita (pria juga merasakan hal yang sama ketika membacanya).
Eiiits, kali ini aku tidak akan membahas tentang buku tersebut (meski sudah sedikit ku bahas di awal). Aku hanya ingin menulis tentang Chicken Soup versi Kompasiana.

Sejak aku bergabung di sini sekitar tiga bulan yang lalu, banyak ketemui tulisan-tulisan yang sangat inspiratif bagiku. Tidak hanya dari kaum pria, tapi kebanyakan yang aku baca merupakan tulisan dari kaum wanita. Dan aku merasa tulisan-tulisan tersebut tidak kalah menggetarkan dibandingkan dengan cerita yang termuat dalam buku Chicken Soup.
Baiklah tidak usah kebanyakan basa-basi. Inilah beberapa Kompasianer yang tulisannya tidak kalah dengan cerita-cerita dalam buku Chicken Soup for the Woman’s Soul. Maka dari itu aku menyebutnya Chicken Soup di Kompasiana. Cekidot:

1. Bu Anni (Anni Heriyanto)

Seorang istri, ibu dari dua gadis cantik, pendidik. Kata orang, Bu Anni orangnya biasa saja, tapi baik. Ya, seorang kompasiener wanita yang bergabung sejak 9 Februari 2011 ini lewat artikel-artikelnya beliau telah menginspirasi banyak wanita di luar. Terbukti artikel-artikelnya langganan menghuni kolom ekslukif bernama HL. Seorang wanita yang mempunyai fisik gabungan antara Dewi Yull dan Astri Ivo selalu kebanjiran komentar dan vote di artikelnya yang memang ciamik. Tidak berlebihan rasanya jika beliau mendapat predikat Chicken Soup di Kompasiana.

2. Ellen Maringka

Sosok wanita paruh baya yang memiliki paras eksotis campuran Manado Cina dan sangat ramah. Ia juga sosok yang kooperatif. Hal ini terbukti dengan kesediaannya membalas dengan cepat sejumlah komentar yang selalu membanjiri artikelnya yang memang ciamik. Kepeduliannya terhadap wanita juga terungkap dalam pesan yang dikemas dalam sebuah artikel yang sangat inspiratif dan bermanfaat kepada seluruh wanita di luar sana, bahwa menurutnya, wanita jangan pernah merasa kecil hati atau rendah diri sebagai kaum hawa. Beliau selalu berpesan, “jadilah perempuan yang bisa mengangkat harkat derajat keluarga dan tetap percaya bahwa apa yang telah diperjuangkan oleh Kartini tentang emansipasi adalah demi kebaikan kaumnya. Tidak berlebihan jika beliau menyandang predikat Chicken Soup for the Woman’s Soul di Kompasiana.

Demikianlah 2 Chicken Soup Kompasiana yang berhasil aku temukan. Dan aku yakin masih ada lagi Chicken Soup-Chicken Soup lain di situs ini, aku mohon maaf tidak mencantumkannya karena keterbatasanku sebagai seorang manusia. Hehehehehehe.
Eh, tampaknya Kompasiana akan semakin seru jika dibuka group “Chicken Soup” yang dihuni oleh para ibu-ibu dan remaja putri serta pria yang ingin mengetahui tentang pribadi seorang wanita. Jika ada, aku daftar pertama dech. Wkwkwkwkwk. 

Saloom.
—Mex’r—