Menulis itu media katarsisku ...

Blog Pribadi Puji Nurani :

Sketsa sederhana tentang hidup yang sederhana ...

Menulis itu Media Katarsisku ....

Aku sangat suka .. sangat suka menulis .....
Aku tak memerlukan waktu khusus untuk menulis ..
Tak perlu menyepi untuk mendapatkan ilham ........
Atau menunggu dengan harap cemas pujian dari orang lain
agar tak jera menulis ......

Ketika aku ingin menulis, aku akan menulis tanpa henti...
tanpa merasa lelah ...
tanpa merasa lapar ...
Namun jika aku tidak menulis,
maka itu artinya aku memang sedang tidak mau menulis...

Kala kumenulis,
Aku alirkan pikiranku melalui ketukan keyboard
ke dalam layar dunia virtual aku berkontemplasi ....
Aku tumpahkan perasaanku ke dalamnya ....
yang sebagiannya adalah jiwaku sendiri ....

Lalu ... aku menemukan duniaku yang indah ...
duniaku yang lugu dan apa adanya ......
duniaku yang sederhana .........
yang aku tak perlu malu berada di dalamnya .....
Karena aku adalah kesederhanaan itu sendiri .....

Aku suka dengan cara Allah menciptakanku ...
alhamdulillah .......

Thursday, September 12, 2013

Konspirasi Sambel Terasi Bu Anni

 


Konspirasi Sambel Terasi Bu Anni  Oleh : Katedrarajawen

 
Apa yang terjadi? Diam-diam Bu Anni dan anak gadisnya sedang berkonspirasi di dapur sambil kipas-kipas akibat temperatur ruangan yang panasisasi.
Mereka berdua sedang mengkolaborasikan cabai dan terasi menjadi resepsi siang itu. Sudah terbayangkan kalau dididstribusikan ke dalam mulut lidah akan bergoyang-goyang seperti itik yang sedang berekreasi.

Bu Anni sekeluarga memang penikmat sambelterasi dari dulunya. Sudah tradisi.Sehari saja tanpa kehadirannya serasa hidup kurang sensasi. Berkurang imajinasi.
Apalagi di jaman krisisisasi saat ini. Dimana terjadi inflasi, harga daging meninggi, tahu, tempe susah dicari. Semuanya harus diimportasi. Jadi sambelterasi menjadi andalan untuk dikolaborasikan dengan lalapan yang sebagian bisa dipetik dari kebun sendiri.
Membuat sambelterasi tidak perlu pakai teknologi. Cukup pakai ulekan yang tidak perlu sinergi dengan komputerisasi. Bahan dasar untuk mengolahsisasinya cukup dengan cabai, tomat, dan yang pasti pakai terasi.

Tapi sambelterasi bikinan Bu Anni memang mempunyai citra rasa tersendiri, sehingga sudah ada brandingnya di kampungnya.
Akibatnya banyak ibu-ibu yang terprovokasi untuk mengetahui apa rahasia di balik kenikmatan sambelterasi buatan Bu Anni.
Untuk itu Bu Anni sampai bingung sendiri. Karena sambelterasinya tidak pakai rahasia-rahasiaan.

Sampai kemudian Bu Anni perlu mengadakan konferensi untuk para ibu menjelaskan hal ini agar tidak terjadi kristalisasi salah paham hanya gara-gara sambelterasi ini.
“Ibu-ibu yang saya hormati. Soal sambelterasi itu perlu saya laporkan secara transparansi bahwa tidak ada rahasia sama sekali. Tidak ada konspirasi bagi saya untuk merahasiakan apa sebenarnya yang membuat sambelterasi buatan saya terasa nikmat sampai bikin lidah rocking duck.

Yang paling utama pilihlah bahan yang terbaik dan mengolahsisasinya menggunakan hatilisasi. Paham? Ya sudah begitu saja!”